Iklan

,

Ini Tanda-tanda kulit yang Mempelihatkan Kekurangan Vitamin B12

Admin
3/05/2024, 17.23 WIB
Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kulit kering dan gatal.

SAGARAMEDIA, -- Kulit pucat, kering, gatal, dengan peningkatan pigmentasi pada siku atau lutut merupakan tanda peringatan kekurangan vitamin B12.


Vitamin B12 dibutuhkan untuk produksi sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, dan mensintesis DNA. Tanda-tanda umum dan awal kekurangan vitamin B12 adalah kelelahan dan kelemahan. Di bawah ini adalah tanda-tanda peringatan bahwa kulit Anda kekurangan vitamin ini.

- Kulit pucat
Anemia akibat kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kulit pucat atau kuning. Penyebabnya adalah sel darah merah diproduksi tanpa cukup vitamin B12 sehingga menyebabkannya membusuk sebelum waktunya dan jumlahnya berkurang. Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi pucat atau kekuningan atau disebut juga anemia megaloblastik.
Luka di mulut
Orang dengan kadar vitamin B12 rendah mungkin mengalami glositis dengan tanda-tanda seperti lidah bengkak, merah, dan berkilau. Bisul di lidah, mulut, gusi, atau sariawan dapat terjadi, menyebabkan rasa tidak nyaman dan nyeri saat makan atau berbicara.

- Gatal
Orang yang kekurangan vitamin B12 sering merasakan mati rasa dan kesemutan, terutama pada tangan dan kaki. Penyebabnya adalah kekurangan vitamin B12 merusak selubung mielin yang mengelilingi saraf sehingga tidak mampu mengirimkan sinyal dengan baik.

- Kulit kering dan keriput
Vitamin B12 berperan penting dalam kesehatan kulit dengan memberikan nutrisi penting, mendukung produksi kolagen dan menjaga kelembapan alami kulit. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kulit kering, bersisik, dan penuaan dini sehingga membentuk kerutan.

- Peningkatan pigmentasi
Kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan hiperpigmentasi, yang sering menyerang siku, lutut, dan buku-buku jari.

Sebuah studi tahun 2022 yang dilakukan oleh University of Michigan, AS, menunjukkan bahwa peningkatan pigmentasi pada kulit dan selaput lendir merupakan manifestasi umum dari kekurangan vitamin B12. Kebanyakan kasus muncul dengan tanda-tanda sistemik seperti malabsorpsi, anemia, pansitopenia, dan masalah neuropsikiatri. Waktu pemulihan setelah pengobatan berlangsung 6-12 minggu.

Tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin B12 sendiri, sehingga perlu ditambah melalui pola makan atau makanan fungsional. Kelompok vitamin ini umumnya dianggap aman karena larut dalam air dan jumlah berlebihnya akan dikeluarkan melalui urin.

Namun suplemen dosis tinggi dapat menimbulkan efek samping seperti diare ringan, ruam kulit, dan gatal-gatal. Oleh karena itu, orang dengan gejala di atas atau didiagnosis kekurangan vitamin B12 sebaiknya banyak mengonsumsi makanan kaya vitamin B seperti ikan, daging, susu, telur, sereal yang diperkaya, kentang, dan sayuran bertepung.***
[sumber : vnexpress]
DomaiNesia